Keuntungan Jika Menambahkan Media Gambar Pada Artikel

Saat kita sedang membaca sebuah artikel, sering kali kita menjumpai adanya gambar yang disisipkan dalam artikel tersebut. Saat seorang blogger membuat artikel, agaknya terasa bahwa artikel akan semakin baik bila memiliki gambar, minimal satu. Para blogger juga menyadari bahwa blogging tidak hanya terkait tentang tulisan semata. Artikel yang baik dan bagus adalah kombinasi dari teks, gambar dan juga elemen multimedia lain seperti video, grafik, slide dan sebagainya.

Kamu bisa merasakan ketika mendapati artikel panjang yang hanya terdiri dari teks saja. Artikel secara visual kurang menarik dan bisa menimbulkan kejenuhan lebih cepat ketika membacanya.  Meskipun artikel bagus, kamu mungkin menyayangkan tidak adanya gambar pendukung terkait.

Manfaat Menambahkan Gambar Pada Artikel

Oleh sebab itu, menambahkan atau menyertakan gambar ke dalam artikel memiliki banyak manfaat. Manfaat ini seharusnya bisa menjadi alasan kuat mengapa kamu perlu menambahkan atau menyertakan gambar ke dalam artikel.

1. Tampilan Konten lebih menarik

Sebagaimana yang telah disebutkan tadi, artikel yang hanya berupa teks bisa membuat pembaca jenuh. Dengan menambahkan beberapa gambar, artikelmu akan terkesan lebih hidup. Namun perlu diperhatikan bahwa gambar yang kita tambahkan adalah gambar yang relevan dengan isi artikel.

Selain itu, gambar pada artikel akan menjadi thumbnail. Thumbnail ini bisa dilihat saat kamu membuka halaman sebuah blog. Kamu akan sering menjumpai daftar artikel terkait atau daftar artikel populer dengan thumbnail di bagian sidebar. Artikel terkait atau artikel populer dengan thumbnail tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga meningkatkan CTR dan mengurangi bounce rate.

2. Dapat Mendatangkan Kunjungan Blog

Di internet, tidak sedikit orang yang mencari gambar. Melalui gambar, Kamu juga dapat memperoleh banyak trafik dari mesin pencari gambar (image search engines). Agar hal ini dapat bekerja maksimal, kamu perlu mengoptimasi gambar untuk meningkatkan SEO. Ada beberapa cara mengoptimasi gambar, beberapa diantaranya adalah memberi nama dan cara menulis nama gambar dengan benar serta memanfaatkan atribut alt.

3. Membuat Isi Artike lebih panjang

Gambar yang ditambahkan ke dalam artikel juga dapat membuat artikel nampak lebih panjang.  Hal ini dapat kamu manfaatkan saat membuat artikel yang pendek. Namun perlu diperhatikan bahwa gambar tidak akan menambah jumlah kata, namun dapat memberi detail lebih mengenai artikelmu. Seperti pepatah yang mengatakan bahwa gambar dapat mewakili seribu kata.

Namun, kita juga perlu memperhatikan jumlah kata pada artikel agar seimbang dengan jumlah gambar yang disisipkan. Jangan sampai jumlah gambar lebih banyak dibanding dengan tulisan karena akan membuat pembaca menjadi malas dan loading halaman tentunya akan menjadi lebih lama.

4. Meningkatkan Jumlah Share Artikel

Sebagai pengguna media sosial, kamu tentu menjaga agar media sosialmu selalu terlihat menarik. Oleh karena itu, kamu akan menyeleksi apapun yang akan kamu bagikan. Keinginan untuk membagikan (share) suatu artikel tentu akan muncul jika artikel tersebut menarik. Namun, kamu bisa saja membatalkan ketika mendapati bahwa gambar yang terdapat dalam artikel tersebut tidak jelas, kurang relevan, atau bahkan artikel tersebut tidak memiliki satupun gambar.

Media sosial akan menampilkan salah satu gambar yang ada di artikel sebagai thumbnail. Karena itu, pastikan gambar yang ditambahkan atau disertakan di dalam artikel adalah gambar yang relevan, bagus, dan memiliki kualitas tinggi. Gambar yang sesuai dengan isi artikel, bagus, dan juga berkualitas tinggi mendorong pengguna untuk membagikan artikelmu di social media mereka. Hasilnya, kamu akan mendapat banyak tarfik yang bersumber dari media sodial.

5. Memperjelas isi artikel

Gambar yang kamu tambahkan tentunya akan membantu orang lain memahami apa yang kamu tulis di artikel. Pembaca bisa lebih mudah memahami artikel tutorial jika disertai dengan gambar yang menampilkan step-by-step. Pada umumnya, artikel tutorial lebih berorientasi pada langkah-langkah teknis dan spesifik. Tanpa bantuan gambar (screenshot), sulit rasanya untuk memahami tutorial yang dijelaskan.

Sebagai contoh artikel tentang cara menyisipkan gambar ke dokumen Powerpoint. Kamu mungkin sulit memahami atau mengikuti ketika hanya ditulis “Buka dokumen Microsoft Powerpoint, klik tab Insert, di kelompok Illustrations, klik tombol Pictures”. Bila kalimat atau paragraf ini diberi gambar yang menunjukkan langkah-langkahnya, kamu akan jauh lebih mudah memahami dan mengikuti tutorial yang diberikan.

Kesimpulan

Itulah beberapa maanfaat yang akan kita dapatkan jika kita menambahkan gambar dalam artikel blog. Sebagai seorang blogger hebat, kita harus mampu memahami karakter pembaca kita dan  membuat artikel-artikel yang sesuai dengan keinginan mereka. Namun, hal penting yang perlu kita perhatikan adalah penambahan gambar harus relevan dengan isi dari artikel.

Selain itu, jumlah kata dalam artikel harus kita perhatikan. Jangan sampai artikel yang memiliki sedikit jumlah kata namun jumlah gambarnya berlebihan. Hal ini bisa membuat pembaca malas untuk membaca artikelmu dan loading halaman menjadi lebih lama.

Semoga bisa bermanfaat bagi kita semua. Selamat mencoba.

Tinggalkan komentar